HubTub Pay

Aplikasi HubTub

Semuanya ada di satu akun HubTub di app.hubtub.io, cukup sekali masuk dengan Google.

Aplikasi
  • Pendapatan YouTube dalam satu saldo, ditarik ke 150+ negara.
  • Analitik gratis untuk semua channel YouTube Anda, dengan angka langsung dari YouTube Analytics.YouTube MCP

Bolehkah Pakai Musik Berhak Cipta di YouTube? Ini Pilihan Anda

Umumnya tidak boleh, kecuali Anda punya izin. Musik berhak cipta hanya bisa dipakai di YouTube kalau Anda memang berhak menggunakannya. Artinya, Anda punya lisensi, mendapat izin dari pemegang hak, memiliki musiknya sendiri, atau mengambil lagu dari sumber seperti Pustaka Audio YouTube. Tanpa itu, video Anda bisa terkena klaim, kehilangan pendapatan, bahkan mendapat teguran hak cipta.

Panduan ini membahas apa yang biasanya terjadi kalau Anda memakai lagu tanpa izin, di mana mencari musik yang aman dipakai, dan apa saja yang perlu dicek dalam lisensi. Isinya informasi umum, bukan nasihat hukum. Untuk kontrak atau sengketa tertentu, konsultasikan dengan pengacara yang memahami hukum hak cipta di tempat Anda tinggal.

Jawaban singkatnya: Anda harus punya hak untuk memakai musiknya

Hampir semua lagu dilindungi hak cipta, yaitu hak hukum para pembuat musik untuk menentukan siapa yang boleh menyalin dan menyebarkannya. Biasanya ada dua jenis hak: satu untuk komposisi (melodi dan lirik), satu lagi untuk rekaman (file audionya). Keduanya bisa dimiliki oleh orang atau perusahaan yang berbeda.

Membeli lagu, mendengarkannya lewat layanan streaming, atau punya CD-⁠nya hanya memberi Anda hak untuk mendengarkan, bukan untuk memasukkannya ke video. Untuk itu, Anda butuh lisensi atau izin yang mencakup penggunaan di YouTube.

Apa akibatnya kalau memakai lagu tanpa izin?

YouTube punya sistem otomatis bernama Content ID. Pemegang hak mengunggah musik mereka, lalu YouTube mencocokkan setiap video baru dengan materi tersebut. Jika ditemukan kecocokan, pemegang hak bisa memilih tindakan yang diambil. Yang paling sering terjadi:

  • Video tetap tayang, tetapi pendapatan iklannya masuk ke pemegang hak, bukan ke Anda.
  • Video diblokir di beberapa wilayah atau di semua wilayah.
  • Pemegang hak hanya memantau statistik penayangan video tersebut.

Klaim hanya berdampak pada video yang bersangkutan. Penjelasan lengkapnya ada di artikel arti klaim Content ID bagi channel Anda. Pemegang hak juga bisa mengajukan permintaan penghapusan resmi, dan ini lebih serius karena bisa berujung pada teguran hak cipta. Perbedaan keduanya serta langkah yang perlu diambil dijelaskan dalam panduan kami tentang berapa lama teguran hak cipta berlaku.

Sumber musik yang aman untuk video Anda

  • Pustaka Audio YouTube. Tersedia di YouTube Studio, berisi musik dan efek suara yang boleh Anda pakai di video YouTube. Beberapa lagu mewajibkan Anda mencantumkan nama artis di deskripsi, jadi periksa detail tiap lagu.
  • Musik berlisensi resmi. Lagu dari pustaka musik atau artis yang memberi Anda lisensi tertulis yang mencakup YouTube dan, jika Anda menghasilkan uang, penggunaan komersial.
  • Musik milik sendiri. Lagu yang Anda tulis dan rekam sendiri, tanpa sampel dari karya orang lain.
  • Musik pesanan. Musik yang dibuat orang lain khusus untuk Anda, dengan perjanjian tertulis bahwa Anda boleh memakainya di YouTube.

Kedua istilah ini sering dipakai sembarangan di internet, padahal maknanya berbeda. Yang benar-⁠benar menentukan adalah teks lisensinya.

IstilahArti umumnyaYang perlu dicek
Royalty-⁠freeMusiknya tetap berhak cipta. Anda membayar sekali (atau gratis) dan tidak perlu membayar per penayangan atau per penggunaan.Apakah lisensinya mencakup YouTube, video yang dimonetisasi, dan jumlah video Anda.
Copyright-⁠free / domain publikHak ciptanya sudah habis masa berlakunya atau dilepaskan oleh pembuatnya.Apakah rekaman yang Anda pakai juga bebas. Komposisi lama bisa saja punya rekaman baru yang dilindungi.
Creative CommonsPembuatnya mengizinkan penggunaan dengan syarat tertentu.Apakah penggunaan komersial diperbolehkan dan bagaimana cara mencantumkan kredit.

Hati-⁠hati dengan unggahan berjudul 'no copyright music' di situs video atau situs berbagi file. Belum tentu pengunggahnya pemilik lagu itu. Kalau Anda tidak bisa menemukan pembuat aslinya beserta lisensinya, jangan mengandalkan lagu tersebut.

Yang perlu dibaca di lisensi musik sebelum memakai lagu

  1. Penggunaan komersial. Jika channel Anda sudah atau akan dimonetisasi, lisensinya harus mengizinkan penggunaan komersial. Kalau Anda sedang mengejar monetisasi, lihat persyaratan Program Partner YouTube.
  2. Platform. Apakah YouTube disebutkan secara jelas? Apakah Shorts, platform media sosial lain, atau proyek untuk klien juga tercakup?
  3. Atribusi. Apakah Anda wajib mencantumkan nama artis, dan dengan format persis seperti apa?
  4. Masa berlaku. Apakah lisensi berakhir saat langganan berhenti? Cari tahu apakah video yang dipublikasikan selama masa langganan tetap tercakup.
  5. Content ID. Apakah penyedia mendaftarkan lagunya ke Content ID? Kalau ya, bagaimana cara menyelesaikan klaim di video Anda?
  6. Batasan. Ada lisensi yang melarang musiknya dipakai di konten tertentu, misalnya iklan atau video politik.

Cover, remix, dan musik latar di vlog

Cover. Saat Anda menyanyikan atau memainkan lagu orang lain, Anda memakai komposisinya, walaupun rekamannya milik Anda. Banyak penerbit musik membolehkan cover di YouTube dan mengklaim pendapatannya lewat Content ID, tetapi ada juga yang memblokirnya. Tidak ada jaminan ke arah mana pun.

Remix. Remix biasanya memakai komposisi sekaligus rekaman aslinya. Anda butuh izin untuk keduanya, dan itu lebih sulit didapat.

Musik latar. Musik yang kebetulan diputar di toko, mobil, atau pesta saat Anda merekam tetap bisa terdeteksi oleh Content ID. Sistem tidak tahu bahwa itu tidak disengaja.

Musik di Shorts: apa saja yang bisa berbeda

Shorts berbeda dengan video panjang. Saat membuat Short di aplikasi YouTube, Anda bisa menambahkan musik dari pilihan lagu yang sudah tersedia di aplikasi. Lagu-⁠lagu itu disediakan untuk dipakai di Shorts, tetapi bukan berarti Anda boleh memakai lagu yang sama di video panjang. Pembagian pendapatan Shorts juga berbeda, dan penggunaan musik bisa memengaruhinya. Klip dari video panjang yang dijadikan Shorts pun bisa punya aturan lain. Detail seperti ini sering berubah, jadi cek halaman bantuan Shorts YouTube yang terbaru sebelum mengandalkannya.

Simpan catatan setiap lisensi

Klaim bisa muncul berbulan-⁠bulan setelah video diunggah, dan bukti hak akan sangat memudahkan Anda mengajukan sengketa. Untuk setiap lagu, simpan:

  • Judul lagu, nama artis, dan dari mana Anda mendapatkannya.
  • Salinan atau screenshot lisensi pada hari Anda mengunduhnya.
  • Struk pembelian atau ID lisensi, jika Anda membayar.
  • Daftar video yang memakai lagu tersebut.

Cukup satu spreadsheet sederhana dan satu folder untuk tiap channel.

Langkah selanjutnya

Periksa video berikutnya sebelum diunggah. Apakah semua musiknya berasal dari Pustaka Audio YouTube, berlisensi, atau milik Anda sendiri? Jika tidak, ganti sekarang juga. Setelah itu, mulai buat spreadsheet lisensi Anda. Kalau klaim tetap muncul, cek di YouTube Studio lalu putuskan: hapus musiknya, ajukan sengketa dengan bukti Anda, atau terima klaimnya. Rajinlah membuka halaman bantuan YouTube karena aturannya bisa berubah.

Apakah cukup mencantumkan nama artis untuk memakai lagunya di YouTube?

Tidak. Kredit di deskripsi bukanlah izin. Kredit baru ada artinya kalau lisensinya memang mewajibkan, seperti pada sebagian lagu Pustaka Audio atau Creative Commons. Tanpa lisensi, lagu yang sudah diberi kredit tetap bisa diklaim.

Bolehkah memakai beberapa detik lagu berhak cipta?

Tidak ada durasi aman yang pasti. Content ID bisa mendeteksi klip yang sangat pendek, dan hukum hak cipta tidak menetapkan batas waktu yang sederhana. Kalau Anda tidak punya lisensi, anggap saja klip pendek pun bisa terkena klaim.

Bagaimana kalau ada musik yang diputar di latar belakang saat saya merekam?

Musik itu tetap bisa terdeteksi dan diklaim, meskipun bukan Anda yang memilihnya. Sebisa mungkin, rekam jauh dari sumber musik yang keras, atau edit audionya sebelum diunggah. Jika muncul klaim, sering kali Anda bisa menghapus atau mengganti lagunya di YouTube Studio.

Bisakah saya menghapus lagu dari video setelah kena klaim?

Sering kali bisa. YouTube Studio punya alat edit untuk memotong bagian tertentu, membisukan lagu, atau menggantinya dengan lagu dari Pustaka Audio. Setelah musik yang diklaim dihapus, klaim biasanya dilepaskan, tetapi cek pilihan yang tersedia saat ini di Studio Anda.

Bolehkah memakai musik berhak cipta kalau videonya tidak dimonetisasi?

Tidak memonetisasi video bukan berarti Anda berhak memakai musiknya. Pemegang hak tetap bisa mengklaim video itu, memasang iklan untuk keuntungan mereka sendiri, memblokirnya, atau meminta penghapusan. Anda tetap butuh izin.